Apa itu Headphone Amplifier

Apa itu Headphone Amplifier

Sering banget gw dapet pertanyaan dari teman-teman tentang Amplifier. Mereka menanyakan apakah gunanya Amplifier itu, atau perlu gak sih pakai Amplifier. Rata-rata malah mereka juga gak tau kalau ada Amplifier portable. Karena amplifier sendiri cukup luas pengertian dan penggunaannya, disini gw tulis tentang amplifier portable untuk earphone atau headphone saja.

Sesuai namanya amplifier, berfungsi untuk membantu mengangkat suara atau frekuensi-frekuensi tertentu yang tadi terasa kurang terdengar, menjadi lebih terdengar. Karena itu amplifier sering dibutuhkan untuk mengangkat headphone atau earphone yang memerlukan power lebih besar.

Amplifier portable ini kebanyakan menggunakan IC “Integrated Circuit” (Solid State Amplifier) untuk komponennya. Namun ada juga yang menggunakan “Vacuum Tube” mini sebagai komponennya. Keduanya tidak bisa saling menggantikan, hanya memberikan karakter suara yang berbeda. Namun umumnya “Vacuum Tube” memberikan karakter suara warm, sedangkan “Solid State” biasanya agresif atau detail.

Selain itu ada juga ampli portable yang menjadi satu dengan DAC (Digital Analog Converter), jadi selain sebagai penguat suara, juga mampu merubah data digital menjadi suara analog. Biasanya amplifier yang ada DACnya, menggunakan input port USB, port Toslink atau Coaxial selain input analognya.

Masing-masing amplifier ini mempunya karakter suara yang berbeda dengan bentuk dan ukuran yang berbeda pula. Namun bentuk dan ukuran ini tidak berhubungan dengan karakter suaranya, melainkan adanya tambahan fungsi-fungsi lain, misalnya adanya DAC tadi atau menggunakan tabung sebagai circuitnya.

Jadi apakah headphone atau earphone gw memerlukan amplifier? Bisa ya, bisa juga tidak. Tapi kalau ingin mencoba sensasi karakter suara yang lebih refine, atau lebih “ngangkat” istilahnya, menggunakan amplifier portable buat handphone atau DAP bisa dijadikan salah satu pilihan menarik.

Tonton juga di Headfonia Store TV Channel Youtube